Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2022

IKHLAS DAN SYUKUR

 A. Ikhlas  1. Pengertian Ikhlas      Secara etimologi, ikhlas adalah kemurnian yang tidak dicampuri hal yang menjadi tujuan. Ikhlas juga disebut “ma’un khalish” yang artinya air putih, jernih, tidak tercampur dengan apa-apa. Dalam hal ini dimaksudkan bahwa ikhlas yaitu perbuatan dengan niat jernih hanya karena Allah SWT sehingga tidak tercampur dengan niat lain seperti mendapat pujian bahkan imbalan apapun. Dari beberapa pengertian ikhlas di atas dapat di simpulkan bahwa ikhlas merupakan suatu hal yang bersifat batiniah yang mempunyai kemurnian dan kesucian niat yaitu bersih dan terbebas dari tujuan selain Allah SWT. Sehingga terdapat ketulusan niat dalam melaksnakan suatu pekerjaan yaitu ketulusan dalam mengabdi kepada Allah dengan segenap hati, pikiran, dan jiwa seseorang. 2. Dalil tentang Ikhlas  وَمَنْ اَحْسَنُ دِيْنًا مِّمَّنْ اَسْلَمَ وَجْهَهٗ لِلّٰهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَّاتَّبَعَ مِلَّةَ اِبْرٰهِيْمَ حَنِيْفًا ۗوَاتَّخَذَ اللّٰهُ اِبْرٰهِيْمَ خَلِيْلً...

Tawadhu' dan Takwa

A. Tawadhu  1. Pengertian Tawadhu Secara Etimologi Arab kata, tawadhu’ berasal dari kata ( تواضع- يتواضع) yang mempunyai arti (merendahkan diri, rendah hati). Selain itu ada kata lain (وضع) yang artinya “tempat, letaknya”. (Mahmud Yunus, 1992: 105). Tawadhu’ secara Terminologi Menurut Al-Ghozali (1995:350). Tawadhu’ adalah mengeluarkan kedudukanmu atau kita dan menganggap orang lain lebih utama dari pada kita. Pada hakekatnya tawadhu’ itu adalah “sesuatu yang timbul karena melihat kebesaran Allah, dan terbukanya sifat-sifat Allah.” (Ahmad Athoillah, 2006: 448).[1] Tawadhu adalah kerendahan hati yang tidak menilai dirinya lebih baik dari orang lain dan tuntutannya adalah perilaku dan ucapan hormat kepada orang lain. (Mulla Ahmad Naraqi, Mi’rajus Saadah, halaman 300). Ibnu Quddamah rahimahullah mengatakan dalam pembahasannya tentang Tawadhu’: ‘Ketahuilah, sesungguhnya makhluk ini sama seperti makhluk lainnya, mempunyai dua sisi da...

Khauf dan Raja'

 A. Khauf 1. Pengertian Khauf       Dalam bahasa Arab berasal dari suku kho’, wawu, dan fa’, artinya menunjukkan gentar dan terkejut. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata khauf merupakan kata benda yang berarti kekhawatian dan ketakutan. Khauf artinya perasaan takut disebabkan oleh adanya sesuatu yang membahayakan, mencelakakan, dan menganggu. Sedangkan secara termologis yang dimaksud khauf (takut) adalah menghindari perbutan terlarang yang tidak haram, dan menjauhi sama sekali perbuatan haram. Dan dalam perspektif imam Qusyairi, khauf adalah perasaan dikedalaman hati yang menghindarkan seorang salik dari segala yang tidak disukai dan tidak diridhai Allah SWT. Al Qusyairi menegaskan bahwa khauf sangat berpengaruh pada masa depan. Ia berkta “ khauf adalah sebuah makna yang berhubungan dengan masa depan,karena orang yang bersangkutan takut melakukan sesuatu yang tidak disukai atau takut melewatkan sesuatu yang disukai, dan semua itu hanya terjadi di masa depan...

Ma’rifat dan Ridho

 A. Ma'rifat  A. Ma'rifat 1. Pengertian Ma'rifat Ma’rifat secara bahasa berasal dari kata “AlMa’rifah”, yang berarti mengetahui atau mengenal sesuatu. Sedangkan menurut istilah ma’rifat yang berarti pengetahuan tentang rahasia hakikat agama, yaitu ilmu yang lebih tinggi daripada ilmu yang biasa didapati oleh orang-orang pada umumnya. 2. Dalil tentang Ma'rifat  اَلَمْ تَرَوْا اَنَّ اللّٰهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَّا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ وَاَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهٗ ظَاهِرَةً وَّبَاطِنَةً ۗوَمِنَ النَّاسِ مَنْ يُّجَادِلُ فِى اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَّلَا هُدًى وَّلَا كِتٰبٍ مُّنِيْرٍ Terjemahan Tidakkah kamu memperhatikan bahwa Allah telah menundukkan apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi untuk (kepentingan)mu dan menyempurnakan nikmat-Nya untukmu lahir dan batin. Tetapi di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan. 3. Contoh perilaku ma'rifat       Kita...

Tawakal dan Mahabbah

 A. Tawakal  1. Pengertian tawakal  Tawakal dalam bahasa Arab adalah turunan dari kata wakil. Wakil adalah dzat atau orang yang dijadikan pengganti untuk menyelesaikan urusan yang mewakilkan. Sehingga tawakal bermakna menjadikan seseorang sebagai wakilnya, atau menyerahkan urusan kepadaa wakilnya. Tawakal kepada Allah adalah menjadikan Allah sebagai wakil dalam mengurusi segala urusan, dan mengandalkan Allah dalam menyelesaikan segala urusan. 2. Dalil Tentang Tawakal  وَلَوْ اَنَّهُمْ رَضُوْا مَآ اٰتٰىهُمُ اللّٰهُ وَرَسُوْلُهٗۙ وَقَالُوْا حَسْبُنَا اللّٰهُ سَيُؤْتِيْنَا اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖ وَرَسُوْلُهٗٓ اِنَّآ اِلَى اللّٰهِ رَاغِبُوْنَ ࣖ .  Artinya : Dan sekiranya mereka benar-benar rida dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Allah dan Rasul-Nya, dan berkata, “Cukuplah Allah bagi kami, Allah dan Rasul-Nya akan memberikan kepada kami sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya kami orang-orang yang berharap kepada Allah.” 3. Contoh sikap dan perilaku tawaka...

Faqir dan Zuhud

Faqir dan Zuhud dalam konsep akhlak dan tasawuf   A. Faqir 1. Pengertian faqir Faqir menurut ahli Bahasa adalah orang yang tidak mempunyai harta, pekerjaan/usaha, dan tidak mampu membiyayai hidupnya. Dalam perspektif tasawuf sikap fakir adalah sikap membutuhkan Alloh swt dalam segala hal karena kita ini dalam keadaan miskin.  Dalam tasawuf konsep faqir menurut simuh (1997: 62) ialah tidak berlebihan, menerima apa yang telah ditetapkan dan tidak menuntut atau meminta lebih dari apa yang telah ada. Sufi telah merasa cukup dengan apa yang telah dimiliki. Hal ini dilakukan selama dalam perjalanan rohani menuju ma’rifat pada Tuhan agar tercipta suasana hati yang netral, tidak ingin dan tidak memikirkan ada atau tidaknya harta duniawi. Seorang sufi yang berada pada tingkatan ini akan lebih tawadu’ baik dalam ibadah maupun yang hubungannya dengan manusia. Merasa faqir juga memiliki dampak untuk senantiasa bersyukur atas yang di berikan Allah SWT kepada kita, dengan begitu kita a...