Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

REVIEW Materi H-8

 Pengertian Kebenaran Non Ilmiah Kata “Kebenaran” dapat digunakan sebagai salah satu kata benda yang konkret maupun abstrak (Abbas Hamami, 1983). Jika subyek hendak menuturkan kebenaran artinya adalah preposisi yang benar. Dengan kata lain arti kebenaran itu bergantung pada preposisi yang mengikuti di belakangnya. Sehingga kebenaran akan memiliki presepsi dan pengertian yang bebeda satu sama lain. Kebenaran non ilmiah adalah kebenaran yang diperoleh bukan berdasarkan penalaran logika ilmiah. Kebenaran tersebut disebabkan karena sifat dan caranya yang sederhana ,penuh dengan kira-kira ,serta tidak dapat di jangkau oleh alat indra manusia. Teori-teori Kebenaran Non Ilmiah Pengetahuan Biasa Penganut teori ini disebut dengan realisme. Teori ini mempunyai pandangan realitas terhadap alam. Pengetahuan menurut realisme adalah gambaran atau kopi yang sebenarnya dari apa yang ada dalam alam nyata (dari fakta atau hakikat). Realisme berpendapat bahwa pengetahuan adalah benar dan tepat jik...

Review H-7

 KEBENARAN ILMIAH • PENGERTIAN KEBENARAN ILMIAH Kebenaran ilmiah adalah kebenaran yang di dapat melalui penelitian atau sesuatu yang sesuai dengan fakta atau juga sesuatu yang selaras dengan situasi actual yang di dalamnya terdapat metode-metode ilmiah dan selalu mendapatkan revisi yang di perkaya oleh hasil penemuan yang paling mutakhir. • MACAM MACAM TEORI KEBENARAN 1. Teori korespondensi (Correspondence Theory of Truth) teori yang berpandangan bahwa pernyataan-pernyataan adalah benar jika berkorespondensi terhadap fakta atau pernyataan yang ada di alam atau objek yang dituju pernyataan tersebut. 2. TEORI koherensi (Coherence Theory of Truth) Menurut teori ini kebenaran tidak dibentuk atas hubungan antara putusan dengan sesuatu yang lain, yaitu fakta dan realitas, tetapi atas hubungan antara putusanputusan itu sendiri 3. Teori pragmatisme (The pramagtic theory of truth.) Teori yang berpandangan bahwa arti dari ide dibatasi oleh referensi pada konsekuensi ilmiah, personal atau so...

Review Materi H-6

Nama : Fariz Nurman Adi Nugroho NIM.   : 213111153 KELAS : PAI 1 E  SEJARAH PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN di DUNIA ISLAM Periodisasi sejarah dalam peradaban Islam secara garis besar terbagi tiga bagian, yaitu fase klasik dimulai tahun 650-1250 M, fase pertengahan pada tahun 1250-1800 M, dan fase modern mulai 1800 sampai sekarang. Namun pembahasan makalah ini, penulis akan membatasinya menjadi tiga periode, yaitu Perkembangan ilmu pada periode awal Islam, Umayah, Abbasiyah, dan Modern. 1. PERIODE AWAL ISLAM Periode awal Islam ini sering juga disebut sebagai fase yang mana kitab suci Al- Qur’an baru diturunkan di tengah-tengah umat manusia. Periode ini dimulai dari abad ke-7 sampai abad ke-13 Masehi. Periode ini bermula dengan ditandainya kemajuan kepustakaan Arab, pengajaran Islam dan penyebaran pokok-pokok peradaban Islam (hadlarah Islamiyyah) yang merangkul tiga unsur penting dalam peradaban, yaitu : keagamaan, kesukuan, dan aristokratis. Dalam periode ini, perkemban...