Resume P-6

 TAUHID


Tauhid diklasifikasikan menjadi 3, yaitu:

1. Tauhid Rububiyah
 Tauhid Rububiyah adalah kata yang dinisbatkan kepada salah satu nama allah, yaitu “Rabb” nama ini mempunyai beberapa arti, antara lain: al-murabbi (pemelihara), al-nashir (tuan). Dalam termonoligi syariat islam, istilah tauhid rububiyah artinya percaya bahwa hanya Allah satu-satunya pencipta, pemilik, pengendali alam raya yang dengan takdirnya dia menghidupkan dan mematikan serta mengendalikan alam dengan sunah-sunahnya.

2. Tauhid Uluhiyah

Tauhid Uluhiyah adalah percaya sepenuhnya bahwa Allah lah yang berhak menerima semua peribadatan dan hanya Allah sajalah yang sebenarnya harus disembah.
 
 3. Tauhid Ubudiyah

 Tauhid Ubudiyah berasal dari kata kerja abada, yang berarti mengabdikan diri (ibadah). Beribadah kepada Allah dengan menyembah kepada-Nya.

A. URGENSI TAUHID 

1. Sesungguhnya kemuliaan ilmu ini dan mengajarkannya kepada manusia berdasarkan tuntunan Al-quran dan sunnah yang shahih terletak pada objek ilmunya, yaitu Allah Ta’ala. 

2. Sesungguhnya Tauhid merupakan dakwah para rosul alaihissalaatu wassalam, mereka tidak memulai dakwah terhadap kaumnya selain Tauhidullah, meskipun ada penyelewengan sosial atau ekonomi, atau akhlak pada umatnya. 

3. Sesungguhnya tauhid merupakan kewajiban pertama bagi setiap mukallaf, dari sisi mempelajari, memahami, mengkaji, mengamalkan dan mendakwahkannya.

B. Hal-Hal yang bertentangan dengan tauhid 

1. Syirik 

a. Pengertian Syirik Syirik dari segi bahasa mempersekutukan, sedangkan secara istilah syirik adalah perbuatan yang menyekutukan Allah Swt dengan sesuatu yang lain,atau bisa juga penyamaan sesuatu selain Allah Swt dengan Allah Swt pada apa yang menjadi kekhususan Allah Swt. 

2. Kufur 

a. Pengertian Kufur Kufur dalam bahasa Arab berarti menutupi. Dalam terminology syariat,kufur berarti mengingkari suatu bagian dari ajaran Islam dimana tanpa bagian itu keislaman seseorang menjadi batal atau tidak sempurna.

3. Nifaq 

a. Pengertian Nifaq
 Nifaq dalam bahasa Arab diambil dari akar kata Nafiqul Yarbu’ yang berarti lubang tikus, karena biasanya tikus selalu menampakkan jalan masuknya ke lubang, namun tidak menampakkan jalan keluarnya. Jadi, arti dasarnya adalah menampakkan sesuatu dan menyembunyikan lawannya 

4. Murtad 

a) Pengertian Murtad Istilah murtad jika dimaknai secara umum merupakan perbuatan yang mengingkari, meninggalkan agama Islam dan ajarannya, kemudian berpindah dari agama Allah saw ke agama lain, misalnya Nasrani atau yahudi tanpa ada paksaaan dan memang atas kesadarannya sendiri

C. Hal – Hal yang merusak tauhid 

Ada beberapa hal yang dapat merusak tauhid seseorang yaitu, 

 1. Memakai segala bentuk cincin atau benang-benang buhul baik terbuat dari kuningan atau tembaga atau terbuat dari besi atau kulit untuk menolak atau menghilangkan bala. Ini adalah perbuatan syirik.

 2. Jampi-jampi atau mantera-mantera bid'ah yang tidak ada tuntunan dari Rasulullah SAW. , gendam dan segala bentuk Tamimah serta azimat-azimat dan kata-kata yang atidak dapat dimengerti dari jampijampi, 

3. Termasuk yang merusak tauhid adalah meminta keberkahan kepada seseorang dan mengusap-usapkan tangan padanya dan meminta berkahnya atau meminta keberkahan kepada pohon-pohonan, batuan atau benda lainnya.

Adapun jenis-jenis nifaq besar (nifaq aqidah) diantaranya; 

  1. Mendustakan Rasulullah saw secara parsial dan keseluruhan. 
  2.  Mendustakan sebagian ajaran yang dibawa oleh Rasulullah saw. 
  3.  Membenci Rasulullah saw. 
  4.  Membenci sebagian ajaran yang dibawa oleh Rasulullah saw. 
  5.  Merasa gembira dengan kekalahan agama Rasulullah saw. 
  6.  Merasa benci dengan kemenangan agama Rasulullah saw. 

Adapun jenis-jenis nifaq kecil (amali) diantaranya; 

  1.  Dusta dalam perkataan 
  2.  Tidak menepati janji 
  3.  Menghianati amanah 
  4.  Berlaku curang ketika bertengkar dengan jalan keluar dari aturan akhlak yang luhur. 
  5.  Penipuan

Komentar