Resume P-5
SUMBER MATERIIL PRAKTIK KEHIDUPAN ISLAMI
A. Al qur’an Sebagai Sumber Materril Dalam Kehidupan Islami
Sebagai kalam Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW, alqur’an menjadi sumber pendidikan Islam pertama dan utama. Alqur’an merupakan petunjuk yang lengkap, pedoman bagi manusia yang meliputi seluruh aspek kehidupan manusia dan bersifat unversal.Keuniversalan ajarannya mencakup ilmu pengetahuan yang tinggi dan sekaligus merupakan kalam mulia yang esensinya tidak dapat dimengerti, kecuali bagi orang yang berjiwa suci dan berakal cerdas.
Alqur’an menduduki tempat paling depan dalam pengambilan sumber-sumber pendidikan lainnya. Segala kegiatan dan proses pendidikan Islam haruslah senantiasa berorientasi kepada prinsip dan nilai-nilai al qur’an. Di dalam alquran terdapat beberapa hal yang sangat positif guna pengembangan pendidikan.Hal-hal antara lain penghormatan kepada akal manusia,bimbingan ilmiah, tidak menentang fitrah manusia, serta memelihara kebutuhan sosial.
B. Hadis Sebagai Sumber Materiil Kehidupan Islami
Al-Qur’an sebagai basis hukum pertama dalam runutan hukum Islam, merupakan pijakan pertama yang harus dilihat secara jernih. Bahwa apakah dalam ribuan ayat termaktub beberapa kalimat yang melegimitasi keberadaan hadis, atau malah terdapat beberapa ayat AlQur’an yang menolak keberadaan hadis. Dari hasil penelusuran, terdapat puluhan ayat AlQur’an yang mengisyaratkan secara jelas dan tegas akan eksistensi hadis sebagai tasyri.
Demikian juga kenapa harus mengambil dari hadis. Bukankah hal itu pendekatan yang kurang objektif. Dengan pertimbangan keabsahan hadis melalui Hadis, pengakuan dari dalam relatif kurang relevan. Penjelasannya, untuk mencari apakah legitimasi hadis bertolak belakang dengan hadis itu sendiri atau tidak.
Kehujahan Hadits sebagai sumber hokum syariat datang dari hadis itu sendiri. Pada
beberapa hadis diriwayatkan bahwa beliau bersabda :
Dari Ibnu Abbas, bahwasanya Rasulullah berkhutbah dihadapan manusia pada haji wada', "Wahai manusia, sesungguhnya aku telah meninggalkan di tengah-tengah kalian yang jika kalian berpegang teguh kepadanya niscaya tidak akan tersesat selamanya; yaitu Kitab Allah dan Sunnah Nabi-Nya."
C. Alam Semesta Sebagai Sumber Materiil Kehidupan Islami
Alam sekarang sedang mengembang. Jika kita ingin melihat asal-muasalnya, hendaknya kita kembali ke masa lalu hingga kita menemukan materi yang pertama. Materi ini memiliki intensitas energi yang sangat tinggi sehingga membuatnya krisis, materi pertama itu kemudian meledak dan berubah menjadi gumpalan asap. Dari gumpalan asap inilah Allah menciptakan pusaran yang mengumpulkan sejumlah materi dan energi di sekeliling pusat gravitasi (pusaran). Kumpulan materi dan energi itu berakumulasi di dalam dirinya hingga dengan kekuasaan-Nya terbentuk menjadi beberapa benda angkasa yang beraneka rupa.Teori Big Bang ini, yang oleh sains empiris dianggap sebagai fakta, hanya sebatas teori saja. Petunjuk tentang hal ini telah ada di dalam Al-Quran sejak 1400 tahun yang lalu.Hal ini menjadikan Al-Quran sebagai pelopor teori ini dan memberikan fondasi yang kukuh bagi teori Big Bang sebagai suatu fakta karena adanya petunjuk di dalam Al-Quran. Atas dasar itu, alam semesta pada mulanya adalah sebuah materi padat (periode masih ±bersatu),lalu materi itu meledak (periode pemisahan), dan kemudian berubah menjadi gumpalan asap (periode asap).
D. Aplikasi Dari ketiga Sumber Materiil Tersebut
Bisnis syariah adalah kegiatan bisnis yang dilakukan oleh seseorang dengan berlandaskan syariat agama Islam, dimana setiap cara memperoleh dan menggunakan harta yang mereka dapatkan harus sesuai dengan aturan agama Islam (halal dan haram). Dalam bisnis syariah seseorang harus selalu mengingat dan menyerahkan semua hasil usaha yang telah dilakukan kepada Allah SWT. Dasar hukum bisnis syariah adalah Al-quran, Alhadist, dan perundang-undang, perjanjian (kontrak),Qawaid fiqhiyah, dan Fatwa DSN-MUI. Dengan Falsafah ´Sesungguhnya shalatku,ibadahku, hidupku, matiku, karena Allah. Bisnis syariah dijalankan baik berupa lembaga (sistem bagi hasil) ataupun perorangan (non bagi hasil) memiliki dua tujuan,yaitu memperoleh keuntungan dan non profit (sosial).
Komentar
Posting Komentar