Resume Materi P-4

 

MEMAHAMI STUDI ISLAM


A. Pengertian Studi Islam

      Studi Islam secara harfiah adalah kajian mengenai hal-hal yang berkaitan dengan Islam. Secara terminologi kajian Islam adalah usaha mendasardan sistematis untuk mengetahui dan memahami serta
membahas secara mendalam seluk beluk yang berhubungan dengan
agama Islam, baik ajaran-ajarannya, maupun praktek-praktek
pelaksanaannya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari sepanjang
sejarah.Studi Islam diarahkan pada kajian keIslaman yang mengarah pada tiga hal:

1) Islam yang bermuara pada ketundukan atau berserah diri
2) Islam dapat dimaknai yang mengarah pada keselamatan dunia dan akhirat
3) Islam bermuara pada kedamaian

Ada lima bentuk gejala agama yang dapat diamati dan kemudian melahirkan studi Islam yang penuh dengan khazanah keilmuan yaitu :

1. Studi teks, naskah, sumber ajaran, dan simbol-simbol khazanah keilmuan.
2. Studi terhadap penganut, pemimpin, dan tokoh
agama.
3. Studi mengenai ritual formal dalam Islam dan kelembagaan umat Islam.
4. Studi mengenai pranata Islam.
5. Studi mengenal organisasi atau institusi Islam.

B. Urgensi Studi Islam


     Situasi Keberagamaan di Indonesia Cenderung Menampilkan Kondisi Keberagmaan yang Leglistik-formalistikn, agama juga harus mampu dipelajari secara akademik. Secara umum studi Islam menjadi penting karena agama, termasuk Islam memerankan sejumlah peran dan fungsi di masyarakat.
Urgensi studi Islam dapat dipahami dan diuraikan sebagai berikut:

1. Umat Islam saat ini Berada Dalam Kondisi Problematis
2. Manusia dan Peradabannya Berada dalam Suasana Globalisas
3. Situasi Keberagamaan di Indonesia Cenderung Menampilkan Kondisi Keberagmaan yang Leglistik-formalistik

C.  Ruang Lingkup Dalam Studi Islam

      Ruang Lingkup Kajian Studi Islam pada dasarnya pengkajian keislaman mengikuti pada wawasan dan keahlian para
pengkajinya, sehingga terkesan nuansa kajian mengikuti selera pengkajinya. Secara material, ruang lingkup kajian Islam dalam tradisi Barat (orientalism sscholar) meliputi pembahasan mengenai ajaran, doktrin pemikiran, teks, sejarah dan institusi keislaman.


      Pada awalnya ketertarikan sarjana Barat terhadap pemikiran Islam lebih karena kebutuhan atas penguasaan daerah koloni.
Secara umum, ruang lingkup suatu agama meliputi unsur-unsurnya sebagai berikut, yaitu: substansi yang disembah, kitab suci, pembawa ajaran, pokok-pokok ajaran, dan aliran-alirannya.

Komentar