Review Materi H-10
PENGERTIAN ONTOLOGI
Ontologi adalah bagian dari bidang filsafat yang mencoba mencari hakikat dari sesuatu Menurut bahasa ontologi berasal dari bahasa yunani yaitu On/Ontos ada, dan logos ilmu Menurut Istilah Ontologi adalah ilmu yang membahas tentang hakikat yang ada yang merupakan ultimate reality baik yang berbentuk jasmani maupun rohani
Aliran Aliran Dalam Antologi
Di dalam pemahaman antologi dapat di ketemukan pandangan pandangan pokok pemikiran sebagai berikut:
1) Monoisme
Paham ini menganggap bahwa hakikat yang asal dari seluruh kenyataan itu
hanyalah satu saja, tidak mungkin dua haruslah satu hakikat saja sebagai
sumber asal, baik yang berupa materi maupun rohani.
2) Dualisme
Dualisme adalah aliran yang mencoba memadukan antara dua paham yang
saling bertentangan, yaitu materialisme dan idealisme.
3) Pluralisme
Paham ini berpandangan bahwa segenap macam bentuk merupakan
kenyataan. Pluralisme bertolak dari keseluruhan dan mengakui bahwa
segenap macam bentuk itu semuanya nyata.
METAFISIKA ONTOLOGI
metafisika diartikan sebagai “that which comes after physics, the study of nature in general” (hal yang hadir setelah fisika, studi umum mengenai alam
Beberapa tafsiran tentang metafisika diantaranya, sebagai berikut
1) Supernaturalisme Di alam terdapat wujud-wujud gaib (supernatural) dan ujud ini bersifat lebih tinggi atau lebih berkuasa dibandingkan dengan alam yang nyata.
2) Naturalisme Paham ini menolak wujud-wujud yang bersifat supernatural. Materialisme merupakan paham yang berdasarkan pada aliran naturalisme ini.
ASUMSI
Asumsi adalah praduga anggapan sementara (yang kebenarannya masih dibuktikan) timbulnya asumsi karena adanya permasalahan jelasnya hakekat alam ini, yakni apakah gejala alam ini tunduk kepada determinisme , yakni hukum alam yang bersifat universal ataukah hukum semacam itu tidak terdapat sebab setiap gejala merupakan akibat pilihan bebas ataukah keumuman memang ada namun berupa peluang ,
BATAS BATAS PENJELAJAHAN ILMU
ilmu memulai penjelajahannnya pada pengalaman manusia dan berhenti di batas pengalaman manusia
Apakah ilmu mempelajari hal ihwal surga dan neraka? Jawabnya adalah tidak; sebab surga dan neraka berada di luar jangkauan pengalaman manusia. Baik hal-hal yang terjadi sebelum hidup kita, maupun apa-apa yang terjadi sesudah kematian kita, semua itu berada di luar penjelajahan ilmu
Komentar
Posting Komentar